Tutorial Instalasi LEMP Stabil Terbaru di Semua Versi Ubuntu

Perhatian!! Harus dibaca sampai selesai jika ingin menginstal

 

Di luar sana (baca:google) banyak sekali tutorial instalasi LEMP (Linux, Nginx, MariaDB, PHP-FPM) Stack untuk ubuntu sebagai webserver, dari versi 8 sampai versi 16. Tapi yang jadi masalah adalah ribet, padahal harusnya gampang banget, dan cuma butuh waktu 30 sampai 60 menit dalam proses instalasinya (tergantung dari koneksi internet). Masalah lainnya adalah versi LEMP yang disediakan tutorial-tutorial itu versi lawas. Memang sih versi lawas itu kadang lebih stabil, tetapi di versi baru pasti ada kelebihannya dari segi performa misalnya, seperti PHP 7.2 yang terbaru ketika saya menulis artikel ini lebih cepat performanya dibanding dengan HHVM (hasil riset kinsta).

Yaudah gausah banyak cingcong langsung saja ya kita masuk ke tutorialnya.

1. Alat yang diperlukan

Alat yang diperlukan adalah nano, wget. Semua tools telah ada di ubuntu jadi langsung eksekusi saja.

 

2. Tahap Pemeriksaan

Perlu ada tahap persiapan, cek hostname & hostname FQDN dulu melalui nano agar bisa langsung mengedit apabila FQDN belum diatur. Hal ini perlu dilakukan untuk webserver agar mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

 nano /etc/host

jika format hasilnya seperti dibawah, berarti sudah benar. (Formatnya saja)

127.0.0.1       localhost
127.0.1.1       ubuntu

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     localhost ip6-localhost ip6-loopback
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

123.456.7.89 abcd.domainmu.tld abcd

# ganti 123.456.7.89 dengan IP-mu
# ganti subdomain abcd sesuai nama yang kamu suka
# ganti domainmu.tld dengan domain yang telah kamu beli/punya

Nah, kalian bisa copas hasilnya lalu ganti hal-hal yang perlu diganti seperti di keterangan “# ganti blablabla”.

Kemudian lari ke /etc/hostname. isinya harus sesuai dengan subdomain yang telah kalian pilih, disini saya mencontohkan abcd.domainmu.tld, maka jika /etc/hostname berisi abcd saja tidak perlu diubah-ubah lagi, jika hasilnya berbeda, maka ganti dengan subdomainmu.

nano /etc/hostname

hasilnya

abcd

berarti sudah benar, simpan dengan ctrl + x.

lalu reboot

reboot

3. Instalasi Nginx Stabil Terbaru

Untuk menginstal Nginx versi terbaru maka harus menambahkan repositori nginx dulu seperti yang tercantum di website nginx.

Disini saya akan memberikan cara cepatnya, mau pakai manual juga boleh

echo "deb http://nginx.org/packages/ubuntu/ `lsb_release -cs` nginx" >> /etc/apt/sources.list
echo "deb-src http://nginx.org/packages/ubuntu/ `lsb_release -cs` nginx"  >> /etc/apt/sources.list

Inti dari command diatas adalah menambahkan repositori nginx ke /etc/apt/sources.list untuk berbagai versi ubuntu. `lsb_release -cs` berfungsi meng-generate otomatis codename ubuntu yang diperlukan.

Lalu setelah itu beri otorisasi, dan install

curl http://nginx.org/keys/nginx_signing.key | sudo apt-key add -
sudo apt-get update
sudo apt-get install nginx

 

4. Instalasi MariaDB terbaru

Seperti nginx, kita perlu menambahkan repositori mariadb dulu, lewat official website mariadb juga bisa, tinggal pilih versi ubuntu, dan pilih lokasi server.

Pertama install software properties dulu dan key otorisasinya (tidak semua sama, saya sarankan lewat web official maria db saja)

sudo apt-get install python-software-properties
sudo apt-key adv --recv-keys --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com:80 0xF1656F24C74CD1D8

lalu tambahkan repositorinya

echo "# MariaDB" >> /etc/apt/sources.list
echo "deb [arch=amd64,i386] http://ftp.hosteurope.de/mirror/mariadb.org/repo/10.2/ubuntu `lsb_release -cs` main" >> /etc/apt/sources.list
echo "deb-src http://ftp.hosteurope.de/mirror/mariadb.org/repo/10.2/ubuntu `lsb_release -cs` main" >> /etc/apt/sources.list

lalu install

apt-get update
apt-get install mariadb-server

 

5. Install PHP terbaru

Prosesnya sama seperti sebelumnya, tambahkan repositori dari luar dulu.

sudo apt-get install python-software-properties
sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php

lalu install

sudo apt-get update
sudo apt-get install -y php7.2 php7.2-fpm

Kalau butuh modul lainnya bisa pakai command

sudo apt-get install php7.2-*

ganti * dengan nama modul

 

6. Konfigurasi PHP-FPM

Edit konfigurasi php nya agar file php bisa dibuka dengan benar

nano /etc/php/7.2/fpm/php.ini

lalu cari ;cgi.fix_pathinfo=1 hilangkan titik koma (;) dan ganti menjadi cgi.fix_pathinfo=0

Lalu simpan.

 

Nah selanjutnya, karena defaultnya php-fpm ini settingannya untuk apache, jadi kita harus ubah dulu www.conf-nya

nano /etc/php/7.2/fpm/pool.d/www.conf

lalu cari user group dan socket-nya

user = www-data
group = www-data

...
...
...

...
listen.owner = www-data
listen.group = www-data
;listen.mode = 0666

ganti www-data menjadi nginx, karena disini kita menggunakan nginx

user = nginx
group = nginx

...
...
...
...

listen.owner = nginx
listen.group = nginx
;listen.mode = 0666

lalu restart php-fpm

systemctl restart php7.2-fpm

7. Konfigurasi virtual host nginx

buka default.conf, biasanya sudah ada isinya

sudo nano /etc/nginx/conf.d/default.conf

lalu hapus semua, dan gantikan dengan konfigurasi di bawah

server {
        listen   80;

        root /usr/share/nginx/html; #ubah html menjadi nama folder websitemu
        index index.php index.html index.htm;
        server_name  123.4.56.7; #ganti 123.4.56.7 dengan alamat ip servermu atau domainmu

        location / {
                try_files $uri $uri/ /index.html;
        }

        error_page 404 /404.html;
        error_page 500 502 503 504 /50x.html;
        location = /50x.html {
              root /usr/share/nginx/html;
        }

        location ~ .php$ {
                try_files $uri =404;
                fastcgi_pass unix:/run/php/php7.2-fpm.sock;
                fastcgi_index index.php;
                fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
                include fastcgi_params;
        }
}

lalu restart

systemctl restart nginx

7. Tes file php

Tahap terakhir, tes apakah file php bisa terbaca atau tidak.

nano /usr/share/nginx/html/info.php

lalu isi dengan

<?php phpinfo(); ?>

kalau yang keluar php info seperti di bawah berarti berhasil

Selamat!! Kamu berhasil install LEMP di ubuntu-mu.

Tapi ada tambahannya, kalau kamu mau menambahkan domain, maka ada tahapan tambahan

 

8. Menambahkan website/domain

Untuk menambahkan domain di server kita, maka kita perlu buat direktori websitenya dulu, biar gampang buat di direktori /usr/share/nginx/

 

mkdir /usr/share/nginx/domainmu.tld

ganti nama domainmu.tld dengan domainmu terus isi file apa aja deh terserah kamu, misalnya mau buat blog pakai wordpress, yaudah upload wordpress di sana.

Terus belom selesai, perlu nambahin file konfigurasi untuk website itu

nano /etc/nginx/conf.d/domainmu.conf

terus isi aja seperti file default.conf tinggal ubah bagian server_name 123.4.5.6 dan root /usr/share/nginx/html ganti html dengan nama folder websitemu. Selesai.

Selamat!! Sudah selesai. Secara umum tutorialnya seperti ini, tapi terkadang ada yang sedikit berbeda tergantung dari vpsnya. Cara ini yang saya gunakan untuk server website ini.

Akhir kata, semoga bermanfaat.. Kalau ada yang salah tolong beritahu saya salahnya dimana via komentar. Terima kasih.

 

 

Recover Lenovo One Key Rescue after Resizing Partitions by amigotechnotes

If you have use EaseUs Partition Master to resize your Windows 8 partitions, you might have problem to create Windows recover drive, fail to backup or recover to factory with pre-installed recovery tool.
I just bought a Lenovo C440. It comes with Windows 8 and OneKey Recovery. My experience is based on the combination.
Because the default partition size is too small for my C drive, I use EaseUs Partition Master to re-size. Then I cannot launch to OneKey Recovery for backup or recovery. I also fail to create a USB recovery drive using [Recovery] in [Control Panel].
It took me several days to figure out what’s going wrong. In short, it’s all related to the partition type which EaseUs Partition Master cannot handle properly. I will show you how to solve these problems.

The Factory Partition List

Launch cmd.exe and run as administrator. In command prompt, type diskpart and run this program.
In interactive mode, use LIST DISK to view all disk numbers in your computer. Then select you disk by SELECT DISK=0 if this is your only drive.
Use LIST PARTITION to view partition information. Below is what it should be by factory default:
  Partition ###  Type              Size     Offset 
  -------------  ----------------  -------  ------- 
  Partition 1    Recovery          1000 MB  1024 KB 
  Partition 2    System             260 MB  1001 MB 
  Partition 3    OEM                500 MB  1261 MB 
  Partition 4    Reserved           128 MB  1761 MB 
  Partition 5    Primary            390 GB  1889 MB 
  Partition 6    Recovery           390 MB   392 GB 
  Partition 7    Primary             48 GB   392 GB 
  Partition 8    Recovery            24 GB   441 GB
More detail command document may be found in DiskPart Command-Line Options.

EaseUS Partition Master change Partition Type without Messages

After resizing by EaseUs Partition Master, you will lost all diag flag in partition which may be identified as diag in GParted. You need to manually change these value.
Here is a partition list of my disk after resize partition. Those marked by red color should be repaired.
  Partition ###  Type              Size     Offset 
  -------------  ----------------  -------  ------- 
  Partition 1    OEM               1000 MB  1024 KB 
  Partition 2    System             260 MB  1001 MB 
  Partition 3    Primary            500 MB  1261 MB 
  Partition 4    Reserved           128 MB  1761 MB 
  Partition 5    Primary            390 GB  1889 MB 
  Partition 6    Primary            390 MB   392 GB 
  Partition 7    Primary             48 GB   392 GB 
  Partition 8    OEM                 24 GB   441 GB
To help you compare my partition to yours, I also LIST VOLUME for your reference:
Volume ###  Ltr  Label        Fs     Type        Size     Status     Info
----------  ---  -----------  -----  ----------  -------  ---------  --------
Volume 0     E                       DVD-ROM         0 B  No Media
Volume 1     C   Windows8_OS  NTFS   Partition    390 GB  Healthy    Boot
Volume 2     D   Backup       NTFS   Partition     48 GB  Healthy
Volume 3         SYSTEM_DRV   FAT32  Partition    260 MB  Healthy    System
Volume 4                      NTFS   Partition    390 MB  Healthy    Hidden
Volume 5         PBR_DRV      NTFS   Partition     24 GB  Healthy    Hidden

Recover Partition ID

I use DETAIL PARTITION (select a partition before use this command) and compare partition ID. Here is a reference list of partition type and ID. You need to manually SELECT PARTITION then SET ID for the damaged partition type.
  • Recovery is DE94BBA4-06D1-4D40-A16A-BFD50179D6AC
  • System is C12A7328-F81F-11D2-BA4B-00A0C93EC93B
  • OEM is BFBFAFE7-A34F-448A-9A5B-6213EB736C22
  • Reserved is E3C9E316-0B5C-4DB8-817D-F92DF00215AE
  • Recovery is DE94BBA4-06D1-4D40-A16A-BFD50179D6AC
  • Primary is EBD0A0A2-B9E5-4433-87C0-68B6B72699C7
You cannot update the partition with type Reserved.
In my case, I need to change partition 1, 3, 6, and 8 respectively to type Recovery, OEM, Recovery, and Recovery. You may save below DiskPart commands as a text file and use /s to execute as whole.
For example, I save following commands as c440.txt and use diskpart /s c440.txt to batch execute.
SELECT DISK=0
SELECT PARTITION=1
SET ID=DE94BBA4-06D1-4D40-A16A-BFD50179D6AC
SELECT PARTITION=3
SET ID=BFBFAFE7-A34F-448A-9A5B-6213EB736C22
SELECT PARTITION=6
SET ID=DE94BBA4-06D1-4D40-A16A-BFD50179D6AC
SELECT PARTITION=8
SET ID=DE94BBA4-06D1-4D40-A16A-BFD50179D6AC
EXIT

Enable Windows Recovery Environment

Now, last step is to enable your Windows Recovery Environment, or WinRE for short, partition again by:
reagentc /disable
reagentc /enable
You may tell if your WinRE partition is back by reading the output message. In Windows RE status and Windows RE location, it will show you whether or not it found the partition and enable.
If you don’t have a WinRE Partition, you may check the Move Windows RE to Separate Partition section to create your own. I have successfully create a WinRE custom image but fail to use it with [Recovery] in [Control Panel].
After reboot, you shall be able to create a recovery drive and OneKey Recovery successfully.
If you still have problems to restore to factory default, please reference Reset your Lenovo Computer with Windows 8 for more help
Source https://amigotechnotes.wordpress.com/2013/12/07/recover-lenovo-one-key-rescue-after-resizing-partitions